“KESIMPULAN”Runtuhnya Kerajaan Majapahit

0
96

Runtuhnya kerajaan Majapahit
Berita tradisi menyebutkan, bahwa Kerajaan Majapahit runtuh pada tahun saka 1400(1478 M). Saat keruntuhannya itu di simpulkan dalam candrasengkala sirna-ilang-kertining-bumi, dan disebutkan pula bahwa keruntuhannya itu disebabkan karena serangan dari kerajaan islam Demak. Berdasarkan bukti-bukti sejarah yang sampai kepada kita ternyata bahwa pada saat itu kerajaan Majapahit belum runtuh dan masih berdiri untuk beberapa waktu yang cukup lama lagi.
Prasasti-prasasti batu berasal dari tahun 1948, masih menyebut adanya kekuasaan kerajaan majapahit. rajanya yang berkuasa pada waktu itu bernama Dyah Ranawijaya yang bergelar Girindrawarddhana, bahkan ia disebutkan pula sebagai seorang Sri Paduka Maharaja Sri Wilwatiktapura janggala kadiri prabhunatha.
Berita Cina yang berasal dari dinasti Ming (1368-1643) masih menyebutkan adanya hubungan diplomatik antara cina dengan jawa (Majapahit) pada tahun 1499. Demikian pula Rui de Brito, Gubernur Portugis di Malaka, dalam laporannya kepada raja Manoel pada tahun 1514, antara lain menyebutkan bahwa di Jawa pada waktu itu terdapat dua Raja kafir, yaitu Raja Sunda dan Raja Jawa.
Babad tanah jawi dan serat kanda, menyebutkan bahwa Raja-raja Demak menyatakan dirinya sebagai keturunan Prabu Brawijaya Raja Majapahit. Bahkan dalam purwaka caruban nagari disebutkan dengan jelas bahwa Raden patah pendiri dan sultan pertama Demak adalah anak prabu Brawijaya kertabhumi. dengan demikina apabila benar Demak telah mengadakan penyerangan untuk menaklukkan kerajaan Majapahit maka hal itu tidak dapat dilepaskan dari rangkaian perang saudara memperebutkan kekuasaan atas takhta kerajaan Majapahit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here