Lurah Tuah Madani Turun Aksi World Cleanup Day

0
85

Lensanaga.com
Pekanbaru, 21 September 2019
Setelah sukses dengan World Cleanup Day tahun lalu pada 15 September 2018 yang mengantarkan Indonesia menjadi Negara pertama yang memimpin aksi cleanup terbesar di dunia. World Cleanup Up Day kembali digelar secara serentak di 157 negara pada 21 September 2019.

Indonesia memecahkan rekor tertinggi untuk jumlah relawan yaitu sebanyak 7.6 juta relawan dan berhasil mengumpulkan sampah lebih dari 14 ribu ton dari cleanup di seluruh Indonesia. Sedangkan tahun ini, WCD Indonesia menargetkan 13 juta relawan pada 21 September 2019.

Aksi World Cleanup Day merupakan aksi bersih-bersih serentak yang diinisiasi pertama kali oleh organisasi masyarakat di Estonia yang disebut Let’s Do It pada tahun 2008. Setelah 10 tahun perjalanan, gerakan ini disambut oleh berbagai Negara dan menjadi asal muasal lahirnya World Cleanup Day untuk melakukan aksi bersih-bersih secara serentak. Di Indonesia, World Cleanup Day diperkenalkan oleh Let’s Do It Indonesia yang merupakan organisasi di bawah jaringan Let’s Do It World pada tahun 2014. Setelah 4 tahun perjalanan, tahun lalu telah menjadi tahun sejarah bagi aksi gotong royong di Indonesia yang dinobatkan sebagai pemimpin cleanup terbesar.

Tahun ini, World Cleanup Day Indonesia mengambil tema Cleanup for Peaceful Indonesia, hal ini dikarenakan pada tanggal 21 September juga merupakan hari ditetapkannya International Day of Peace atau Hari Perdamaian International oleh PBB. Dengan bermaksud menggandeng masyarakat dari berbagai pihak dan latar belakang, WCD diharapkan menjadi momentum persatuan untuk semua orang berbuat baik untuk bumi.

“Kami telah melihat dampak yang besar dari persatuan di cleanup tahun lalu, bagaimana semua orang bersatu dari latar belakang untuk membersihkan Indonesia. Semua relawan yang terlibat telah menabrak sekat dari perbedaan baik agama, suku, budaya, semua menyatu didalam aksi cleanup. Jadi tema kali ini memang dipilih juga sebagai cerminan masyarakat Indonesia saat ini yang dipersatukan dalam berbagai aksi baik”.

Termasuk Kelurahan Tuah Madani merupakan kelurahan yang baru di mekarkan di kota Pekanbaru ikut ambil andil dalam aksi ini. Aksi dilakukan di tiga titik yaitu Al Izhar School, Jl. Soebrantas dan Jl Manunggal. Aksi di ikut oleh berbagai komunitas, warga, pemuda serta mahasiswa yang ada di sekitaran kelurahan Tuah Madani. Kami berhasil mengumpulkan 600 kg total sampah yang terdiri dari sampah plastik, non plastik serta residu.

Acara dibuka langsung oleh Bapak Feri selaku Lurah Tuah Madani beliau memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada rekan-rekan komunitas yang peduli terhadap lingkungan,hanya saja sangat di sayangkan warga beliau tidak banyak yang ikut mesti undangan sudah disampaikan dikarenakan kabut asap yang menyelimuti tanah bertuah ini. Setelah acara dibuka secara resmi, Korlap saudara Ahmadi satria langsung membagi tiga kelompok untuk langsung turun aksi, aksi dilaksanakan pada pukul 08.00 -10.00 wib setelah semua selesai acarapun ditutup dengan berdoa bersama yang hal ini di pimpin oleh pak RW Husen.(red/satria)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here