Kepala Sekolah SMPN 2 Takalar diduga Kuat Mainkan Kwitansi Pertanggung Jawaban Dana Bos

0
62

lensa-naga.com, Takalar– Kondisi Sarana prasarana sekolah yang nyaman dan terawat menjadi salah satu sarat mutlak agar kegiatan belajar mengajar dalam lingkungan sekolah dapat maksimal nyaman dan kondusif dalam sistem proses belajar mengajar .

Tapi lain halnya yang terjadi di SMPN 2 Takalar kecamatan Pattallassang(29/02/20), salah satu gedung sekolah yang masih di fungsikan sangat disayangkan kondisinya dan samgat membahayakan , karna jauh dari apa yàng diharapkan. kondisinya yang tidak memenuhi standar layak pakai dan kenyamannya di ragukan untuk kegiatan belajar mengajar.

Hal ini dibuktikan oleh beberapa media yang berkunjung ke SMPN 2 Takalar, sabtu (29/02/20), salah satunya Haeruddin Nompo salah satu aktivis Takalar , bahwa ada beberapa gedung sekolah yang rusak dan tidak layak pake dan mulai tahun 2018-2020 , tidak ada perubahan contohnya dari atapnya (seng) tidak pernah di ganti dan di cet , plapon yang rusak dan roboh tidak diganti-ganti beserta tegel yang rusak parah tidak pernah di ganti , “bebernya

Yang dipertanyakan apakah SMPN 2 TAKALAR,  Kepseknya pernah pikirkan masalah sekolahnya dengan anggaran yang dia kelola selama satu tahun senilai lebih Rp 1 M , dan juga dipertanyakan .” diapakan itu semua Anggara ” .Ungkap dg Nompo

” Lanjut, Baru saja masuk halaman sekolah sudah mendapatkan pemandangan yang sangat miris.Terlihat di salah satu ruangan terlihat plapon atap yang sudah bocor-bocor dan lantai ruangan yang sangat hancur dan tidak terawat, Pemandangan ini terlihat hampir diseruh bangunan gedung tempat siswa belajar sangat prihatin dan dihawatirkan Kepsek SMPN 2 TAKALAR Diduga kuat mengunakan kwitansi untuk LPJ pertanggung jawaban banyak kwitansi (Fiktif).

Berharap agar Dinas Pendidikan atau BPK mengaudit Anggaran di tahun 2018-2019 yang di kelola kepala sekolah dan bendahara Bos , mengenai Anggaran yang nilainya lebih Rp 1 M , kalau dipikir dari Anggara yang sunggu besar itu ada beberapa persen untuk pemeliharaan sekolah , tapi kenyataannya dana itu di pertanyakan dimana jalurnya juga dipakai buat apa dana sebanyak itu”pungkasnya.

Naga Sulawesi: Wahyu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here